kabargolkarkepri.id, JAKARTA â Partai Golongan Karya (Golkar) menyalurkan 620.000 paket sembako kepada masyarakat di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap melalui jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat provinsi, hingga kabupaten/kota. Salah satu kegiatan pembagian bantuan berlangsung di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (25/10/2026), dengan menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengatakan pembagian sembako merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial HUT ke-62 Partai Golkar yang dilaksanakan secara nasional.
âDalam rangka hari ulang tahun Partai Golkar, kita DPP Partai Golkar beserta seluruh jajaran DPD provinsi maupun DPD kabupaten/kota, kita membagi sembako sebanyak 620 ribu di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota,â kata Wihaji.
Ia menjelaskan, pembagian 1.000 paket sembako di Kantor DPP Partai Golkar menjadi salah satu titik penyaluran bantuan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Bantuan menyasar sejumlah kelompok masyarakat, di antaranya penyandang disabilitas, pengemudi ojek daring, perempuan kepala rumah tangga, marbot masjid, serta warga yang membutuhkan.
Menurut Wihaji, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengarahkan agar peringatan HUT ke-62 lebih banyak diisi kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan sekadar seremoni dan sambutan.
âModel sambutan zaman sekarang tidak usah banyak berpidato. Nanti banyak ngobrol, kalau perlu bagi-bagi hadiah, itu lebih penting,â ujar Wihaji menyampaikan arahan Ketua Umum.
Ia menegaskan, kegiatan berbagi sembako bukan hanya dilakukan menjelang pemilu, melainkan telah menjadi bagian dari tradisi sosial Partai Golkar dalam berbagai momentum organisasi.
âGiat dari pembagian sembako adalah giat yang selama ini menjadi tradisi Partai Golkar yang tidak harus menunggu pemilu,â katanya.
Wihaji menambahkan, esensi kegiatan sosial bukan semata-mata terletak pada jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga pada kemampuan memahami kebutuhan masyarakat.
âTentu ini bukan besar-kecilnya, tapi memahami suasana kebatinan dan kebutuhan rakyat hari ini. Salah satunya adalah sembako,â ujarnya.
Dialog Langsung dan Bantuan Tambahan untuk Warga
Selain menyalurkan paket sembako, Wihaji juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kondisi keluarga, pendidikan anak, pekerjaan, utang, hingga kebutuhan modal usaha.
Dalam kesempatan tersebut, seorang warga bernama Nita, perempuan kepala rumah tangga dengan empat anak, menceritakan kesulitannya memenuhi kebutuhan keluarga. Ia mengaku memiliki utang sekitar Rp1 juta untuk keperluan sekolah dan kebutuhan sehari-hari, sementara penghasilannya berasal dari berjualan gorengan.
Setelah mendengar kondisi tersebut, Wihaji memberikan bantuan Rp5 juta untuk tambahan modal usaha dan Rp1 juta untuk membantu melunasi utangnya.
âYang lima juta untuk modal, yang satu juta dikembalikan,â kata Wihaji.
Bantuan juga diberikan kepada Maimona, seorang perempuan kepala rumah tangga yang bekerja mencuci dan menyetrika dengan penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan. Ia membutuhkan biaya untuk membeli sepatu dan tas sekolah bagi anaknya.
Wihaji kemudian memberikan bantuan sebesar Rp5 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Maimona.
Dalam dialog lainnya, Wihaji menemui seorang ibu hamil yang membutuhkan biaya persalinan. Setelah mendengar kondisi keluarganya, ia memberikan bantuan tunai sebesar Rp5 juta.
âYa sudah, kita kasih hadiah lima juta,â ujarnya.
Bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta juga diberikan kepada seorang penyandang disabilitas yang ingin mengembangkan usaha penjualan air mineral.
Tak hanya bantuan tunai, Wihaji turut memberikan hadiah umrah kepada warga yang ditemuinya. Partai Golkar akan memfasilitasi pengurusan kebutuhan keberangkatan, termasuk paspor dan administrasi lainnya.
âIni yang umrohkan dari DPP Partai Golkar bersama Pak Bahlil Lahadalia,â kata Wihaji.
Hadiah umrah juga diberikan kepada warga lain yang berdialog langsung dengannya dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, Wihaji menemui seorang perempuan berusia 62 tahun yang memiliki kewajiban membayar utang sekitar Rp1,6 juta per bulan selama satu tahun. Setelah mendengarkan ceritanya, Wihaji menyatakan akan membantu melunasi sisa kewajiban tersebut.
âYa sudah nanti saya lunasi semua ya, biar nanti satu tahun utang Ibu lunas. Untuk hadiah dari Golkar,â ujarnya.
Wihaji mengatakan, bantuan tambahan tersebut merupakan bagian dari arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar agar kegiatan sosial partai diwujudkan melalui perhatian dan tindakan nyata bagi masyarakat.
âItu arahan Partai Golkar, arahan Ketua Umum. Tidak usah banyak bicara, yang penting kasih perhatian sama warga semuanya,â katanya.
Penyaluran Bantuan Berlanjut hingga Daerah
Wihaji menyampaikan, Partai Golkar sebagai salah satu partai dalam koalisi pemerintah terus berupaya memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
âPartai Golkar sebagai salah satu partai yang masuk dalam koalisi pemerintah terus memperjuangkan, terus memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi perhatian khusus tentang hal-hal yang berkenaan dengan suasana kebatinan rakyat Indonesia,â ujarnya.
Penyaluran 620.000 paket sembako tersebut dilaksanakan melalui jaringan kepengurusan Partai Golkar di seluruh Indonesia. Kegiatan serupa juga dilakukan di Aceh Tamiang bersama Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) serta sejumlah daerah lainnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar dijadwalkan berlanjut hingga acara puncak pada 29 November 2026 di Bandung, Jawa Barat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Partai Golkar menggabungkan peringatan hari jadi organisasi dengan penyaluran bantuan sosial dan dialog langsung bersama masyarakat di berbagai daerah.
Sumber : dpppartaigolkarofficial.com