Hanan A. Rozak Apresiasi Swasembada Beras, Tekankan Pentingnya Kesejahteraan Petani

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hanan A. Rozak dalam forum diskusi Agri Pulse yang digagas Kementerian Pertanian di Jakarta Selatan, (21/10).

kabargolkarkepri.id, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ir. Hanan A. Rozak, mengapresiasi capaian kebijakan sektor pertanian selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya keberhasilan mewujudkan swasembada beras dalam waktu relatif singkat.

Meski demikian, Hanan menegaskan bahwa capaian tersebut harus diiringi dengan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memastikan kesejahteraan petani.

Hal itu disampaikan Hanan dalam forum diskusi Agri Pulse yang digagas Kementerian Pertanian di Griya Paso Cafe & Resto, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).

Hanan menilai peningkatan produksi pangan dan penguatan cadangan beras nasional merupakan capaian yang patut diapresiasi. Ia menyebutkan, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog mencapai 4,5 juta ton per 8 Oktober 2026. Menurutnya, capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kita perlu mengapresiasi capaian kebijakan pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan. Dalam waktu relatif singkat, swasembada beras dapat diwujudkan. Pada 2026 ini, kita juga telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan,” ujar Hanan.

Selain peningkatan produksi, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung tersebut menyoroti perkembangan pendapatan petani yang tercermin melalui Nilai Tukar Petani (NTP). Ia menyebutkan, NTP pada September 2026 mencapai 131,11 atau meningkat 1,49 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Hanan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya diukur dari ketersediaan pangan. Peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan perbaikan pendapatan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh para petani.

Ia menegaskan, upaya mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan membutuhkan komitmen pemerintah yang konsisten, terutama dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada petani.

“Pemerintah telah mendorong berbagai program yang berpihak kepada petani. Kami berharap kebijakan tersebut dapat dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai dari penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, ketersediaan dan distribusi pupuk bersubsidi, penyediaan sarana dan prasarana irigasi, hingga akses pembiayaan bagi petani,” katanya.

Hanan menambahkan, keberlanjutan program-program tersebut menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlangsungan usaha tani, serta memperkuat kesejahteraan petani.

Ia juga meminta pemerintah terus hadir menjawab kebutuhan petani, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana produksi. Menurutnya, respons cepat terhadap berbagai kendala di lapangan diperlukan agar petani dapat menjalankan usaha tani secara optimal.

“Kami berharap pemerintah selalu siap dan tanggap terhadap keluhan, aspirasi, serta kebutuhan petani. Dengan begitu, petani dapat lebih leluasa dan fokus menjalankan aktivitas usaha taninya untuk meningkatkan produktivitas,” tutup Hanan.

Hanan berharap, capaian positif sektor pertanian dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kebijakan yang berkesinambungan, sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat dan kesejahteraan petani semakin baik.

Sumber : kabargolkar.com

Kabar Golkar Kepri

Ikuti pembaruan kegiatan dan informasi terbaru kami langsung di Instagram.

Follow @kabargolkarkepri
Facebook
WhatsApp
Telegram
Print

Trending

-- -- ----

Tanjungpinang

Karimun Batam Bintan Lingga Anambas Natuna
🌤️
--°C
Memuat...
AQI: --
KELEMBAPAN: --%
ANGIN: -- km/j
Live Update: BMKG
Pasar Keuangan

IHSG & Pasar Saham

IHSG
Indeks Komposit
7.312,45
+0,52%
USD / IDR
Kurs Dolar US
Rp 15.620
-0,15%
BBCA
9.900 +1,0%
BBRI
5.175 +0,4%
Emas (Gold)
XAU / USD
$2.670/oz
+0,35%
Update: Hari Ini ● Live Market